• SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI 1 YOGYAKARTA
  • Mandiri Taqwa Ramah Andal Berbudaya

Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus 2024; SLB Negeri 1 Yogyakarta meraih juara K3 tenda putra

Yogyakarta,-Pada tanggal 26-27 September 2024, SLB Negeri 1 Yogyakarta mengikuti Perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus. Kegiatan ini diikuti oleh 402 peserta yang terdiri dari 220 peserta putra dan 182 peserta putri, terbagi dalam 48 regu putra dan 26 regu putri. Ada dua regu yang mewakili SLB Negeri 1 Yogyakarta yakni regu sakura dan regu harimau. PBK DIY 2024 yang mengusung tema Tangguh, Keren, Gigih, Mandiri, dan Sehat (Trengginas) ini diselenggarakan di Kompleks Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna Babarsari, Yogyakarta.Dalam suasana ceria dan penuh semangat, perkemahan ini menghadirkan pengalaman belajar dan kebersamaan yang tak terlupakan

Di antara kegiatan yang diselenggarakan adalah Festival Kuliner, di mana peserta berkreasi mengolah bahan dasar pisang menjadi berbagai camilan unik dan menarik.

           

Selain itu, acara PBK Hebat juga digelar, menampilkan keterampilan-keterampilan khusus yang dimiliki oleh para peserta. Tak ketinggalan, Pentas Seni menjadi ajang bagi peserta untuk menunjukkan bakat seni mereka, dari tarian, nyanyian, hingga pertunjukan drama.

Pada sore hari peserta mengikuti kegiatan Pioneering,.peserta membuat pioneering di tapak kemah masing – masing. Ada juga Kim, danpermainam edukatif.

Malam harinya, rangkaian kegiatan berlanjut dengan Upacara Penyalaan Api Unggun, yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat.

Setelah upacara, acara kembali dilanjutkan dengan kegiatan PBK Hebat dan Pentas Seni yang memukau, di mana para peserta menampilkan karya seni terbaik mereka.

 

Acara ditutup dengan upacara penutupan yang meriah. Setiap peserta menerima sertifikat sebagai penghargaan atas partisipasi mereka. Regu Harimau SLB Negeri 1 Yogyakarta mendapatkan apresiasi khusus bidang K3 karena semangat dan kebersamaan yang ditunjukkan selama menjaga kebersihan tenda.

     

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar dan keterampilan baru, tetapi juga memperkuat rasa persahabatan dan kebersamaan antar peserta. Dengan dukungan dan kerja sama, perkemahan ini menjadi bukti bahwa setiap anak, terlepas dari kebutuhan khusus, dapat merasakan kebahagiaan dan pembelajaran yang berarti. (An)

 

Komentari Tulisan Ini